Prioritas tinggi
Prioritas Intervensi Kritis
- KEBON JERUK0 / 10rb
Total 1 kecamatan dalam klaster ini
Klaster wilayah, proyeksi serapan, dan prioritas anggaran dibaca dari model yang sama dengan data publik. Setiap keluaran tetap perlu diverifikasi.
Klaster prioritas
1
Kecamatan pada tier kritis
Anomali defisit akses
21
Populasi tinggi, rasio fasilitas rendah
Proyeksi serapan
6,9%
Realisasi proyeksi / total alokasi
Risiko serapan tinggi
39
Dari 44 kecamatan
Klaster wilayah
K-Means mengelompokkan 44 kecamatan berdasarkan populasi, jumlah fasilitas, rasio akses, tingkat dukungan disabilitas, dan alokasi anggaran.
Prioritas tinggi
Total 1 kecamatan dalam klaster ini
Perlu perhatian
Total 33 kecamatan dalam klaster ini
Relatif stabil
Total 10 kecamatan dalam klaster ini
Kecamatan berpenduduk di atas median dengan rasio fasilitas di bawah 0,25 per 10.000.
PENJARINGAN
0,16 / 10rbKota Jakarta Utara
Populasi 312.500 jiwa
TANJUNG PRIOK
0,05 / 10rbKota Jakarta Utara
Populasi 412.000 jiwa
KOJA
0,03 / 10rbKota Jakarta Utara
Populasi 341.200 jiwa
CILINCING
0 / 10rbKota Jakarta Utara
Populasi 438.900 jiwa
CENGKARENG
0 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 582.100 jiwa
GROGOL PETAMBURAN
0,04 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 241.900 jiwa
TAMBORA
0 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 271.500 jiwa
KEBON JERUK
0 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 382.000 jiwa
KALIDERES
0 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 452.100 jiwa
KEMBANGAN
0 / 10rbKota Jakarta Barat
Populasi 312.000 jiwa
PASAR MINGGU
0,03 / 10rbKota Jakarta Selatan
Populasi 318.900 jiwa
KEBAYORAN LAMA
0 / 10rbKota Jakarta Selatan
Populasi 321.500 jiwa
JAGAKARSA
0 / 10rbKota Jakarta Selatan
Populasi 362.400 jiwa
PESANGGRAHAN
0 / 10rbKota Jakarta Selatan
Populasi 261.200 jiwa
PULOGADUNG
0 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 302.100 jiwa
JATINEGARA
0,03 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 328.900 jiwa
KRAMAT JATI
0,03 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 312.000 jiwa
CAKUNG
0 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 574.200 jiwa
DUREN SAWIT
0 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 421.000 jiwa
CIRACAS
0 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 308.900 jiwa
CIPAYUNG
0 / 10rbKota Jakarta Timur
Populasi 298.100 jiwa
Proyeksi anggaran
Model time-series memproyeksikan realisasi bulanan dari riwayat penyerapan. Garis putus-putus adalah proyeksi, bukan realisasi.
8 bulan aktual · 4 bulan proyeksi
Keluaran model, bukan keputusan anggaran.
Serapan dihitung dari nominal realisasi proyeksi dibagi total alokasi. Perbedaan pembulatan dapat terjadi.
Klasifikasi kapasitas serapan per kecamatan.
Risiko dihitung dari selisih realisasi keuangan dan progres fisik, bukan penilaian individual terhadap kontraktor.
Diurutkan berdasarkan tingkat risiko dan disparitas.
| Kecamatan | Proyek | Realisasi | Progres | Selisih | Risiko |
|---|---|---|---|---|---|
GAMBIR Kota Jakarta Pusat | 35 | 3,6% | 32,8% | 29,23 | Risiko tinggi |
SAWAH BESAR Kota Jakarta Pusat | 38 | 1,1% | 26,8% | 25,75 | Risiko tinggi |
KEMAYORAN Kota Jakarta Pusat | 38 | 6,7% | 24,7% | 18,06 | Risiko tinggi |
SENEN Kota Jakarta Pusat | 34 | 1,8% | 31,1% | 29,29 | Risiko tinggi |
CEMPAKA PUTIH Kota Jakarta Pusat | 39 | 2,5% | 24,9% | 22,35 | Risiko tinggi |
MENTENG Kota Jakarta Pusat | 44 | 0,6% | 36,0% | 35,4 | Risiko tinggi |
TANAH ABANG Kota Jakarta Pusat | 38 | 0,7% | 31,7% | 31,03 | Risiko tinggi |
JOHAR BARU Kota Jakarta Pusat | 38 | 1,1% | 27,6% | 26,5 | Risiko tinggi |
APBD 2027
Rekomendasi model memadukan rasio fasilitas, populasi, dan indeks prioritas pemerataan.
Target pool
Rp 40 triliun
| # | Kecamatan | Rasio fasilitas | Indeks prioritas | Rekomendasi | Porsi |
|---|---|---|---|---|---|
| 01 | CENGKARENG Kota Jakarta Barat | 0 / 10rb | 98,7 | Rp 1,5 triliun | 3,7% |
| 02 | CAKUNG Kota Jakarta Timur | 0 / 10rb | 98,1 | Rp 1,49 triliun | 3,7% |
| 03 | KALIDERES Kota Jakarta Barat | 0 / 10rb | 88,9 | Rp 1,35 triliun | 3,4% |
| 04 | CILINCING Kota Jakarta Utara | 0 / 10rb | 87,9 | Rp 1,33 triliun | 3,3% |
| 05 | DUREN SAWIT Kota Jakarta Timur | 0 / 10rb | 86,6 | Rp 1,31 triliun | 3,3% |
| 06 | KEBON JERUK Kota Jakarta Barat | 0 / 10rb | 83,7 | Rp 1,27 triliun | 3,2% |
| 07 | JAGAKARSA Kota Jakarta Selatan | 0 / 10rb | 82,2 | Rp 1,25 triliun | 3,1% |
| 08 | KEBAYORAN LAMA Kota Jakarta Selatan | 0 / 10rb | 79,1 | Rp 1,2 triliun | 3,0% |
| 09 | KOJA Kota Jakarta Utara | 0,03 / 10rb | 78,5 | Rp 1,19 triliun | 3,0% |
| 10 | KEMBANGAN Kota Jakarta Barat | 0 / 10rb | 78,4 | Rp 1,19 triliun | 3,0% |
Temuan kunci
Tindakan strategis
Tingkatkan monitoring fisik mingguan pada paket belanja modal sekolah dan fasilitas publik yang memiliki selisih progres di atas 20% terhadap pencairan anggaran.
Model & keterbatasan
Proyeksi statistik memiliki galat. Angka pada halaman ini bukan dasar hukum penetapan anggaran dan tidak menggantikan dokumen resmi.
Baca metodologiTentang angka di halaman ini
Klaster, proyeksi, dan rekomendasi berasal dari keluaran model TeraPublic. Nilai dapat berubah saat data diperbarui. Untuk keputusan formal, gunakan dokumen APBD, data BPS, dan catatan resmi perangkat daerah.